Polling

Bagaimana Pemberitaan Kami menurut anda ?


Hasil

Statistik Pengunjung


Pengunjung Hari ini : 102
Pengunjung Bulan ini : 147
Total Pengunjung : 2818

SEJARAH SINGKAT DESA


Secara  historis Desa Jaya Kelapa sebelum dimekarkan dulunya tergabung dalam Kampung/Desa Basirih Hilir yang wilayahnya sebelah Selatan berbatas dengan Desa Samuda Kota dan sebelah Utara berbatas dengan Desa Basirih Hulu dan pada waktu itu Kecamatan nya adalah Kecamatan  Mentaya Hilir kemudian di mekarkan menjadi 2 bagian yaitu Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Kewedanan Jaya Karya . Kampung Basirih Hilir saat itu yang masuk dalam Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dipimpin oleh Kepala Desa nya bernama MUKSIN, berdasarkan tuntutan atau keinginan tokoh-tokoh masyarakat setempat beserta warga yang ingin mendapatkan pelayanan Pemerintahan Desa yang lebih dekat, efektif dan efisien serta melewati berbagai hal/proses pemekaran yang sesuai dengan aturan hukum yang berlakudan warga wilayah Kampung Basirih Hilir yang juga meminta wilayah tersebut di bagi menjadi 2 ( dua ) bagian, hal tersebut dapat terwujud untuk dimekarkan pada tahun 1966 dan  Kampung yang baru tersebut oleh warga diberi nama Kampung Jaya Kelapa karena pada saat itu Kebun Kelapa memang banyak ditanam dan tumbuh subur  dan saat itu dipilih lah Bp.LONDON seorang Tokoh Masyarakat dan juga Putra Asli penduduk kampung tersebut untuk memimpin .

Desa Jaya penduduk nya saat itu banyak bermukim ditepian Kali Mentaya dan juga sebagian di tepian Sungai Jejangkit asal sehingga tidak heran banyak lokasi Kuburan yang berada ditepian sungai tersebut dan  penduduknya juga ada yang beragama Kaharingan sehingga ditepian  Sungai Jejangkit  tersebut sebagai pembuktiannya ada nama nya Simpang Raung  yang konon kabarnya menurut sejarah orang-orang tua dulu karena disitulah kampung dan Kuburannya warga Kaharingan bertempat,pekerjaan penduduk saat itu hanya bertumpu kepada hasil Padi, Rotan ,Karet dan Kelapa.

 Kepala Kampung Jaya kelapa yang dipimpin Bp. LONDON saat itu bertugas sampai tahun 1974 . Kemudian pemilihan pada tahun tersebut juga diadakan pemilihan Kepala Kampung untuk yang pertama dan yang terpilih adalah Bp.M.RAMLI BAYAN yang bertugas sampai tahun 2002 dan kemudian pada tahun 2002 itu juga terjadi  pemilihan Kepala Desa yang saat itu di ikuti hanya 2 (dua) orang yaitu Bp. H.BUNYAMIN dan Bp.ASLIANSYAH.H.MA yang terpilih adalah Sdr,a. H.BUNYAMIN  yang masa tugas nya sampai Tahun 2008 kemudian pada tahun yang sama kembali pemilihan Kades yang diikuti oleh 5 orang calon  dan yang terpilih tetap Bp. H.BUNYAMIN yang bertugas sampai Bulan Mei 2013, pada bulan Juni 2013 terjadi pemilihan Kepala Desa dengan diikuti oleh 3 (tiga) orang calon dan dimenangkan oleh Bp. ARDIANI sampai sekarang Desa Jaya Kelapa masih dibawah Pimpinan beliau.

Di Desa Jaya Kelapa inilah lahir pejuang-pejuang perintis kemerdekaan RI wilayah Samuda diantaranya : H. Muhammad Arsyad bin H. Dukarim yang sekarang makamnya berada di Desa Jaya Kelapa dan namanya di abadikan menjadi nama jalan penghubung kota Sampit  dan kecamatan- kecamatan bagian selatan (Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit ), Abdul Gafar bin Taya (Kepala Pertahanan Perairan), Jampilus bin Nazar ( Kepala Pertahanan kota ), Abdul Hamid bin Zaman ( sampai sekarang makamnya tidak diketahui dan meninggal dunia di penjara Banjarmasin akibat kerasnya siksaan tentara Belanda ), Usman bin Hasan, Muhammad Yusuf bin H. Hasan, Idris bin Na’im ( Kepala Kampung Basirih Pertama ) dan lain-lain.